Untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona, meski sampai sekarang Ponorogo aman dari kasus virus corona namun pencegahan sejak dini perlu harus  dilakukan. Bermula dari hal-hal tersebut maka sekolah yang di komandani Yuli Dwi Astuti S.pd. M.Pd.I. ini menggelar sosialisasi kesiapsiagaan mencegah penyebaran virus corona kepada anak didiknya agar tidak mengalami ketakutan atau panik ketika mendengar virus corona. Mungkin di Ponorogo untuk instansi sekolah baru SMPN 1 Ponorogo yang ikut cawe-cawe mensosialisasikan Kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan Penyebaran Penyakit Pneumonia (virus Corona).Dalam acara ini diajarkan bagaimana cara mencuci Tangan Pakai Sabun yang benar, Pemakaian Masker, dan Etika Batuk/Bersin kepada anak-anak sekolah.

Sosialisasi dilakukan hari ini sabtu (07/03/2020) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Sosialisasi cara mencuci  tangan  perlu diberikan kepada anak-anak karena setelah mendapat sosialisasi dari petugas Dinkes ternyata selama ini termasuk dirinya pun mengakui masih salah dalam mencuci tangan yang benar. Dengan mengetahui cuci tangan yang benar dan untuk selalu menjaga kesehatan maka anak-anak bisa ikut memberi informasi ke yang lain terutama ke orang tua, sehingga diharapkan  tidak ada ketakutan atau kepanikan terkait  virus corona.

Sosialisasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut surat edaran dari Kemendikbud nomer SR.03.04./II/55/2020 surat edaran tersebut belum diterima secara resmi karena masih sebatas di share di group Kemendikbud kamis malam kemarin. Karena sekolahnya bergabung dengan UKS Kemendikbud maka ketika kamis malam ada pemberitahuan lewat group pihaknya langsung melakukan rapat guru sehingga hari sabtu kegiatan sosialisasi bisa dilakukan.

Kegiatan sosialisasi kesiapsiagaan penyebaran virus corona mendapat antusias yang luar bisa dari para siswa, selain cara mencuci tangan yang benar, juga diberi pengetahuan apa itu virus corona. Seperti dikatakan Ribut Subiantoro waka kesiswaan SMPN 1 Ponorogo, corona yang menyebar di puluhan negara ini merupakan hal baru menjadikan anak–anak  bisa mengikuti sosialisasi dengan khidmat. Pertama anak anak-diberi pengetahuan terkait apa itu virus corona sampai penyebarannya, yang terpenting disampaikan kepada anak-anak bagaimana menjaga hidup sehat agar tidak mudah terkena penyakit ini, mulai dari bangun pagi sampai berangkat ke Sekolah yang perlu dilakukan anak anak yakni berolahraga dan sarapan pagi sebelum berangkat sekolah serta mencuci tangan yang benar.

Dengan sosialisasi ini diharapkan anak-anak menjaga kesehatannya sehingga tidak mudah terkena virus corona dan virus – virus yang lain, sedangkan bagi anak-anak yang mengalami batuk atau pilek  ketika ke sekolah disarankan untuk memakai masker.