reog1Salah satu Pendidikan berbasis Keunggulan lokal dan global yang dikembangkan oleh SMP Negeri 1 Ponorogo sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf internasional ( RSBI ) adalah kesenian Reyog. Hal ini dipilih sekolah karena akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan oleh klaim Negara Malaysia tentang kesenian reyog.

Untuk menjawab tantangan tersebut Bapak Kepala Sekolah Drs. Parwoto, M.Si. mempunyai komitmen yang tinggi terhadap pelestarian, pembinaan dan pengembangan kesenian reyog menjadi salah satu dari kegiatan ekstrakurikuler sebagai realisasi program pengembangan budaya lokal RSBI.

Upaya yang dilakukan sekolah ternyata tidak sia-sia, pada perhelatan Festival Reyog Mini ke VII tahun 2009 group reyog “ SINGO TARUNO BUDOYO “ SMP Negeri 1 Ponorogo berhasil meraih prestasi sebagai penampil terbaik sekaligus sebagai Juara Umum.
Keberhasilan ini ternyata mendapat apresiasi masyarakat yang positif, group reyog“ SINGO TARUNO BUDOYO “ SMP Negeri 1 Ponorogo mulai kebanjiran job untuk manggung diberbagai tempat, sebagai bukti antara lain :

•    Pada tanggal 3 Oktober 2009 tampil di Aula Watu Dakon STAIN Ponorogo
•    Pada tanggal 17 Oktober 2009 tampil pada acara silaturahmi Sekretaris Desa seluruh Indonesia di Pendopo Kabupaten Ponorogo
•    Pada tanggal 11 November 2009 akan tampil di Karanganyar dalam rangka Hari Jadi
•    Kabupaten Karanganyar.
•    Pada tanggal 13 November 2009 akan tampil di SMA Taruna Nusantara Magelang
•    Pada tanggal 15 November 2009 berdasarkan surat dari Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga

reog2Pemerintah Kabupaten Ponorogo, nomor :556/547/405.13/2009 tanggal 1 September 2009, Group Reyog “ SINGO TARUNO BUDOYO “ SMP Negeri 1 Ponorogo mendapat kepercayaan tampil di Panggung terbuka Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.

Dengan komitmen yang tinggi dari semua warga sekolah dan masyarakat diharapkan kesenian reyog dapat menjadi budaya yang bukan hanya milik masyarakat Ponorogo akan tetapi sudah menjadi asset nasional bahkan Internasional